PKB Sulsel Gelar Sekolah Legislator, Ini Tujuannya

PKB Sulsel Gelar Sekolah Legislator, Ini Tujuannya

Saturday, December 21, 2019
DPW PKB Sulsel menggelar sekolah legislatif bagi kadernya yang lolos pada pileg lalu

KLIKSULSEL.COM,MAKASSAR--Dewan Pengurus Wilayah Partai Kebangkitan Bangsa (DPW PKB) Sulawesi Selatan (Sulsel) menggelar “Sekolah Legislator” bagi seluruh anggota Legislatifnya yg berhasil lolos pada Pileg 2019. Kegiatan yang diikuti oleh seluruh kader mulai dari tingkat provinsi hingga kabupaten/kota ini berlangsung sejak 20-22 Desember 2019 di Kota Makassar.

Ketua DPW PKB Sulsel, Azhar Arsyad menegaskan bahwa kegiatan ini merupakan pembekalan pasca Pemilu 2019 untuk meningkatkan kapasitas dan kompetensi kader PKB dalam tugasnya sebagai legislator.

“di tengah perkembangan IPTEK dan dinamika politik yang terus berkembang  dan mengalami perubahan maka anggota DPRD-nya juga harus mampu  mengadaptasi perubahan jika tak ingin mengalami ketertinggalan.

Partai PKB menyediakan ruang ini untuk menyamakan persepsi dan orientasi, jadi kita buat dua acara satu bimtek dan kegiatan satunya kita namakan  "sekolah politik".
Salah satu tujuannya adalah  lebih pada melatih teman-teman untuk menjaga elektoral ,” kata Azhar di Makassar, Jumat 20 Desember 2019.

Lewat Sekolah Legislator, Azhar berharap kader PKB yang terpilih bisa kembali dekat dengan konstituennya.

Karena menurutnya perjalanan sebagai anggota  DPRD  terpilih yang memiliki berbagai kesibukan dan rutinitas tugas kadang semakin membuat anggota legislatif berjarak dengan para pemilihnya.

“Nah itu yang kita tidak mau. Jadi kita mendorong teman-teman ini ada mekanisme yang tepat semacam akuntabiltas publik pada pemilihya,” ucapnya.

Azhar menambahkan, seluruh legislator PKB tentu mengemban amanah berbeda sesuai dengan kondisi Dapil masing-masing. Karenanya Sekolah Legislator menjadi sarana bagi mereka untuk mengoptimalkan peran dan fungsi tersebut.

“Memang teman-teman yang akan mengembangkan sendiri karena pasti berbeda beda misalnya pemilih di kota dengan di Desa. Jadi ini menjadi tanggung jawab partai dalam upaya mendorong DPRD supaya tetap bisa terjaga hubungannya dengan pemilihnya,” tutup Azhar.

TerPopuler