Iklan

Iklan

Belum Realisasikan Janji, FPP Pongkeru Soroti PT. Bintang Mandiri

Monday, December 13, 2021 WIB Last Updated 2021-12-13T12:51:05Z

 



KLIKSULSEL.COM,LUTIM - Forum Pemuda Pongkeru (FPP) melalui pelaksana tugas ketua umumnya Amir Asri kembali menyoroti salah satu subkontraktor PT. Vale Indonesia Tbk, PT. BMW.


PT. Bintang Mandiri Verbeck (BMV) mendapat sorotan lantaran pihaknya belum juga merealisasikan janji terkait rekruitmen tenaga kerja terhadap warga Desa Pongkeru.


Kepada media ini Amir Asri mengatakan tentang kronologis penerimaan tenaga kerja hingga saat ini belum juga terealisasi.


"Jadi kami dari perwakilan masyarakat mendapatkan informasi rekruitmen tenaga kerja dibulan mei 2021. Terus kami kontek bapak alfian selaku manager diperusahaan itu dan kami diberi petunjuk untuk memasukkan tenaga kerja sejumlah 4 orang 1 tukang batu dan 3 helper.," kata Amir, Senin (13/12/21).


Beberapa hari kemudian. Lanjut Amir kami masukkan berkas dan menghubungi bapak alfian, dibulan Juli kami coba kembali menghubungi dia dan katanya sudah diproses berkasnya.


"Di bulan agustus kami kembali dapat informasi dari dia bahwa keluar dua nama. Kami pertanyakan kenapa hanya dua, ia katakan dua orang dulu, nanti berikutnya menyusul, saat itu kita terima, tenaga kerja yang akan masuk itu kata dia mereka mau di periksa MCU dan dilaksanakan itu sesuai jadwal yang sudah ditentukan," sambung Amir.


Di bulan september ia kembali menghubungi yang bersangkutan dan mendapat jawaban bahwa kedua orang tenaga kerja masih ada masalah dipemeriksaan Medical Check Up (MCU) disarankan agar melakukan kontrol.


"Kemudian dia bilang pekerjaan di plan untuk warga pongkeru itu dimulai diakhir bulan september. Tapi nyatanya sampai mau memasuki akhir tahun ini pemanggilan teman-teman dari Desa Pongkeru untuk bekerja belum juga terlaksana," ujarnya.


Minggu 12/12/21 kemarin ia kembali mempertanyakan perihal tenaga kerja dua orang itu namun belum mendapat jawaban dari pihak PT. Bintang Mandiri Verbeck (BMV).


"Jadi kami coba ambil tindakan dan langkah selanjutnya, data chat dari kronolgi tersebut masih saya simpan di whatsapp saya," jelasnya.


Menurut Amir, akan melakukan langkah-langkah taktis salah satunya dengan menyurati PT. Vale Indonesia Tbk yang merupakan induk perusahaan tersebut.


"Insyaallah karena pihak PT. BMV sepertinya tidak ada kejelasan, maka dalam waktu dekat kami akan menyurati PT. Vale selaku induk perusahaan beserta dengan kronologis kejadian yang terjadi. Karena kami menganggap hal ini sangat merugikan warga Pongkeru. Bayangkan kami ikuti alurnya dari bulan mei, namun sampai sekarang belum juga dipekerjakan, kasian warga menunggu terus," tambahnya.


"Intinya kita coba buka komunikasi dan diskusi yang baik, kalau memang ada jalan untuk itu yah kita buka, tapi kalau tidak ada yah terpaksa kita tempuh jalur-jalur lainnya," sambung lagi.


PT. Bintang Mandiri Verbeck (BMV). Kata Amir, adalah salah satu subkontraktor yang bekerja disalah satu area kerja PT. Vale Indonesia Tbk yakni mangkasa point yang mana beberapa bulan yang lalu membuka kesempatan kepada masyarakat pemberdayaan untuk menjadi bagian dari pekerjaanya yang ia kerjakan.


"Ternyata hingga kini salah satu dari bagian pemberdayaan tersebut masyarakat desa Pongkeru belum mendapatkan haknya dan telah dijanjikan sekian bulan lamanya," tutup Amir.


Laporan: Haeruddin

Komentar

Tampilkan

  • Belum Realisasikan Janji, FPP Pongkeru Soroti PT. Bintang Mandiri
  • 0

Terkini

Topik Populer

Iklan