Warga Protes Pekerjaan Talud dan Pengerasan Jalan di Desa Laringgi

Warga Protes Pekerjaan Talud dan Pengerasan Jalan di Desa Laringgi

Saturday, November 23, 2019
Pekerjaan Talud dan Pengerasan Jalan di Desa Laringgi Kecmatan Marioriawa

KLIKSULSEL.COM,SOPPENG - Proses pekerjaan Talud dan pengerasaan jalan RT 01 RW 02 Dusun Bera,Desa Laringgi,Kecamatan Marioriawa,Kabupaten Soppeng,menuai protes dari masyarakat.

Pasalnya, pengerjaan Talud dan pekerjaan pengerasan jalan diduga tidak sesuai dengan rencana anggaran biaya (RAB) yang sudah disusun sebelum pengerjaan berlangsung.

Warga sekitar, Jamaluddin mengatakan bahwa selain tidak digali, material yang digunakan seperti Pasir dan Batu tidak sesuai dengan RAB kegiatan.

"Iye saya yakin pak, itu tidak akan bertahan lama," Kata Jamaluddin kepada Kliksulsel.com Sabtu 23/11/2019.

Selain itu, pekerjaan pengerasaan jalan di persempit dari 4 meter menjadi 3,5 meter. Hal itu juga dikeluhkan warga sekitar lokasi pekerjaan, Mayor.

"Iye jalanan yang dulunya 4 Meter lebih, kenapa dipersempit jadi 3,5 Meter," Protes Mayor.

Sementara itu,tim pelaksana kegiatan Desa Laringgi, Tahang membenarkan hal tersebut. Bahkan pihaknya sudah melakukan peneguran agar diperbaiki namun tidak digubris.

"Iye saya sering tanya Tukang bahwa tolong digali,tapi Tukang (pekerja) beralasan dengan susah digali dikarenakan Batu Lempana (Bahasa Bugis)," kata Tahang.

Sekadar diketahui prosesi pekerjaan Talud dan pengerasaan jalan tersebut,mengunakan dana yang bersumber dari Alokasi Dana Desa (ADD) sebesar Rp73.035.000,- tahun 2019 dan pekerjaan secara Swakelola dengan volume kegiatan panjang 90 meter.

Laporan: Lantur

TerPopuler