Iklan

Iklan

Berkendara Tanpa Helm, Kapolres Wajo: Tidak Dibenarkan

Sunday, January 10, 2021 WIB Last Updated 2021-01-12T16:43:50Z


KLIKSULSEL.COM,WAJO - Kunjungan kerja Gubernur Sulawesi Selatan Prof HM Nurdin Abdullah ke Kabupaten Wajo yang mendapat sorotan karena melakukan kegiatan seremonial ditengah meningkatnya kasus pandemi Covid 19.


Namun yang sangat disayangkan, karena saat meninjau sejumlah lokasi di wilayah Kabupaten Wajo, Prof Nurdin Abdullah mempertontonkan aksi yang tak terlarang, dirinya terlihat mengendarai motor trail yang ugal-ugalan melaju tanpa mengenakan helm melintasi pemukiman warga.


Selain Prof Nurdin Abdullah, terlihat juga dalam rombongan tersebut Bupati Wajo Dr Amran Mahmud juga tidak menggunakan helm, Dandim 1406 Wajo dan yang paling ironis karena Kapolres Wajo AKBP Muhammad Islam juga nampak tidak mengenakan helm.


Padahal mereka adalah publik figur yang banyak dilihat dan ikuti orang tapi memberi contoh yang buruk bagi masyarakat, yang biasa menggunakan kendaraan Roda Dua alias Motor dijalan.


Kapolres Wajo AKBP Muhammad Islam yang dikonfirmasi mengatakan jika, mengendarai motor tanpa helm merupakan kegiatan pengaman Gubernur Sulsel yang meninjau jembatan gantung yang akan dibangun Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan. 


"Mohon maaf tidak ada direncana acara, sehingga spontan menggunakan motor yang ada dan tidak ada perlengkapan, dimana route nya melalui jalan kampung, Jalan tanah dan melewati kebun sawah. Semata dalam rangka pengamanan Vip di luar rencana" kata AKBP Muhammad Islam.



Disinggung apakah dibenarkan pengendara tidak mengenakan helm dalam alasan apapun, AKBP Muhammad Islam tegas mengatakan jika tidak dibenarkan. Dirinyapun meminta maaf karena aksinya tersebut diluar rencana.


"Tidak dibenarkan Pak, maka dari itu saya Mohon maaf karena (Berkendara dan tanpa helm) diluar rencana dalam agenda (kunjungan kerja Gubernur Sulsel) tersebut," tutupnya.


Laporan: Ichal Mahendra

Komentar

Tampilkan

  • Berkendara Tanpa Helm, Kapolres Wajo: Tidak Dibenarkan
  • 0

Terkini

Topik Populer

Iklan