Tuntut Pengelolaan Aset Negara, Warga Blokade Jalur Trans di Wajo
Cari Berita

Tuntut Pengelolaan Aset Negara, Warga Blokade Jalur Trans di Wajo

banner 336x280


Warga bakar ban dan mendirikan tenda di badan jalan menuntut pengelolaan aset negara bekas perkebunan kelapa sawit eks PTPN Wilayah XIV Unit Keera, Kamis 3/10/2019

KLIKSULSEL.COM,WAJO - Massa memblokade jalur trans Makassar-Palopo agar keinginanya mengelola lahan PTPN wilayah XIV yang sudah berakhir di Desa Ciromani, Kecamatan Keera, Kabupaten Wajo, Sulawesi Selatan, Kamis 3/10/2019.

Massa memblokade jalur trans hingga lumpuh total, massa menggelar aksi bakar ban dan mendirikan tenda di badan jalan agar tuntutannya dipenuhi. Warga mendesak Pemerintah agar menyelesaikan sengketa atas lahan tersebut.

Warga menagih kesepakatan 7 tahun silam atas pengelolaan lahan seluas 1.934 hekta are (HA) bekas perkebunan kelapa sawit PTPN wilayah XIV unit Keera.

Para pengunjukrasa baru membuka akses lalulintas setelah ditemui oleh Bupati Wajo Dr H Amran Mahmud didampingi Wakil Bupati Wajo Haji Amran SE berserta Kapolres Wajo AKBP Asep Marsel Suherman.

Menurut Bupati Wajo Dr H Amran Mahmud, terdapat kesepakatan untuk memberikan ruang pengelolaan atas lahan eks Perkebunan Nusantara yang sudah berakhir kepada masyarakat untuk dikelola namun bukan menjadi hak milik.

Dengan catatan, warga yang mendapatkan hak mengelola tidak akan mengganggu tanaman yang ada di lokasi tersebut.

Pemerintah Kabupaten Wajo juga akan memberikan pembinaan kepada warga agar bisa mendapatkan mata pencaharian yang berkualitas di lokasi aset negara tersebut.

"Ada kesepakatan bagi saudara-saudara kita yang ingin mencari mata pencaharian di situ, sepakat untuk dibina petani-petani kita dan membentuk kelompok kelompok tani, dan menyiapkan bantuan bibit," kata Amran Mahmud.

Laporan: Ichal Mahendra