LUWU TIMUR, KLIKSULSEL.COM - Forum Pemuda Desa Pongkeru (FPP) menggelar pertemuan dengan pihak eksternal PT Huali Nickel Indonesia (HLNI) di Kedai Pakkampoeng, Dusun Salosikambara, Desa Pongkeru, Kecamatan Malili, pada Minggu (29/3/2026).
Pertemuan tersebut menjadi wadah bagi pemuda setempat untuk menyampaikan aspirasi terkait pemberdayaan masyarakat di wilayah terdampak aktivitas perusahaan.
Dalam forum tersebut, FPP menyampaikan tiga poin utama. Pertama, meminta agar tenaga kerja dari Desa Pongkeru dapat direkrut dan dilibatkan dalam kegiatan eksternal perusahaan, khususnya sebagai penghubung antara perusahaan dan masyarakat. Kedua, mendorong agar kontraktor lokal Desa Pongkeru dapat dilibatkan sebagai mitra kerja dalam operasional perusahaan. Ketiga, meminta adanya keterbukaan informasi terkait proses perekrutan tenaga kerja, baik tenaga terampil maupun non-terampil, yang disampaikan melalui pemerintah desa atau Forum Pemuda Pongkeru.
Ketua FPP, Amir Asri, mengatakan bahwa pihaknya telah menyampaikan aspirasi tersebut dan berharap mendapat respons dari manajemen perusahaan.
“Kami telah menyampaikan tiga poin aspirasi dan berharap dapat diakomodasi. Pihak perusahaan menyampaikan akan mendiskusikannya dengan pimpinan,” ujarnya.
Ia menambahkan, hasil pertemuan tersebut telah dituangkan dalam berita acara, dengan kesepakatan waktu selama 1x7 hari untuk memperoleh tanggapan resmi dari pihak perusahaan.
“Apabila dalam waktu tersebut belum ada jawaban, kami akan mempertimbangkan langkah lanjutan secara bijak,” tambahnya.
Menurut Amir, pertemuan ini merupakan langkah awal untuk membuka ruang komunikasi antara masyarakat dan perusahaan, mengingat harapan masyarakat agar dapat lebih terlibat dalam aktivitas yang berlangsung di wilayah mereka.
Sementara itu, tokoh pemuda Desa Pongkeru, Haeruddin, turut menyampaikan pandangannya terkait peran perusahaan dalam mendukung masyarakat lokal. Ia berharap adanya perhatian dan pengawasan yang berkelanjutan terhadap aktivitas mitra kerja perusahaan di wilayah tersebut.
Ia juga menilai bahwa kontribusi terhadap masyarakat, baik dalam hal tenaga kerja maupun kemitraan usaha, dapat terus ditingkatkan guna memberikan dampak yang lebih luas bagi warga setempat.
Laporan: Haeruddin


.jpeg)